Fri, 30 Jul 2010; 02:30:56 AM

Blogging tentang Keluarga: Hanya Untuk Suami Melankolis?

Bisakah judul ini dipertanggungjawabkan kebenarannya?

Sebenarnya saya hanya punya satu contoh resmi, suami saya sendiri, Mr. Dian Pamilih. Check out his blog, and you can hardly find any posting about his family, his kids, his wife, his mom & dad, etc.

Makanya saya sering takjub membaca blog seorang suami tentang kelahiran anaknya, kehamilan istrinya, ultah putranya, perkembangan bayinya, dll.

Sebenarnya apa yang membuat seorang pria bisa bercerita kepada publik tentang keluarganya? Sebaliknya, apa yang membuat pria tidak merasa perlu melakukannya? Apakah ini masalah perbedaan prioritas atau hanya masalah perbedaan tipe saja?

Atau.. yang menulis blog tentang keluarganya ini adalah mereka yang memang punya waktu melimpah alias kurang kerjaan? *Just kidding :D *

Related Posts with Thumbnails

Tags: , , ,

Posted by: devi Mon, 01 Sep 2008 @3:26 pm

2 Responses to “Blogging tentang Keluarga: Hanya Untuk Suami Melankolis?”

  1. Adhi Widjajanto Says:

    Nyindir…!!!

    Btw, aku memang punya waktu melimpah kok, makanya kasih aku kerjaan dong!

    [Reply]

  2. ing Says:

    huahahaha… as in my point of view, you already wrote about your family, that’s why he only needs to write about other stuff..

    by the way, I think you prefer to have him helping you around doing the chores rather than typing anythingelse, rite? *blink blink*

    [Reply]

Leave a Reply

Powered by WP Hashcash


about us

Pampi, Devi, Joel & Chloe