Blogging tentang Keluarga: Hanya Untuk Suami Melankolis?
Monday, September 1st, 2008Bisakah judul ini dipertanggungjawabkan kebenarannya?
Sebenarnya saya hanya punya satu contoh resmi, suami saya sendiri, Mr. Dian Pamilih. Check out his blog, and you can hardly find any posting about his family, his kids, his wife, his mom & dad, etc.
Makanya saya sering takjub membaca blog seorang suami tentang kelahiran anaknya, kehamilan istrinya, ultah putranya, perkembangan bayinya, dll.
Sebenarnya apa yang membuat seorang pria bisa bercerita kepada publik tentang keluarganya? Sebaliknya, apa yang membuat pria tidak merasa perlu melakukannya? Apakah ini masalah perbedaan prioritas atau hanya masalah perbedaan tipe saja?
Atau.. yang menulis blog tentang keluarganya ini adalah mereka yang memang punya waktu melimpah alias kurang kerjaan? *Just kidding :D*

