Thu, 11 Mar 2010; 01:48:43 PM

Posts Tagged ‘pampie’

Will Kiss The Crazy Traffic Again So Soon

Wednesday, December 2nd, 2009

Bukan saya. Tapi my darling Pampi.

Pampi akan balik jadi ‘orang Jakarta sesuai jam kantor’. Kira-kira sebulan lagilah. Saya dan anak-anak tetap jadi orang Gading (Serpong).

Tentu, ini berarti harus bangun lebih pagi, tidur lebih awal, sarapan yang cukup untuk memerangi ganasnya perjalanan mencari nafkah :) Hmm.. jika sekarang kami berpisah sekitar 10 jam per hari Senin-Jumat, sepertinya sekarang saya akan tidak melihat dirinya paling tidak 13 jam sehari.

Itu juga berarti harus ada kompensasi buat kami yang ditinggal lebih lama ketimbang kantor yang sekarang. Dulu kami punya ‘kemewahan’ tinggal telpon Papa kalo ada masalah di rumah (kantor-rumah hanya 5 km), sekarang tentu tidak mungkin mendatangkan dirinya dari Jakarta setiap saat :D kecuali ada Dora Emon lagi mampir ke kantornya.

Nah, saya tidak tahu bagaimana semuanya akan berjalan nanti. Tapi saya percaya, God provides our needs.

Congratulation for your new office, Hun. Prepare yourself ya.

Adjusment

Tuesday, July 22nd, 2008

Begitulah… Anggota keluarga baru membuat perubahan total dalam keluarga.

Sekarang jadwal bangun pagi saya rada kacau. Bisa bangun jam 2, jam 3, jam 4.. yang kemudian diteruskan lagi tidurnya ampe jam 8. Setelah itu baru kehidupan hari itu berjalan.

Menyelaraskan jadwal semua orang butuh kesabaran dan penyesuaian terus menerus. Namun, rewardnya adalah saya makin terampil, saya makin ahli menjadi ‘ibu’. Juga makin sabar, khususnya terhadap Joel, my firstborn son.

Waktu hamil anak ke-2, sempat terpikir, ‘Will I love the baby?’ karena saya dan Joel sangaaat dekat. Sempet kuatir apakah saya bisa membagi kasih saya yang sedemikan besar untuk Joel itu dengan adiknya.

Namun, begitu baby Chloe lahir, dengan begitu alaminya saya menyayangi dia. Dengan tingkat kerelaan yang lebih tinggi dibanding waktu merawat baby Joel dulu, saya mengurus semua keperluan si bayi: wet diaper, soiled diaper, feeding, baby playtime, etc. Yang paling nyata ya soal ASI itu… sekarang saya dah dengan rela menyusui dia walau baru satu setengah jam lalu dia menyusu. Dulu saya pernah kesel waktu baby Joel kok seperti ga ada kenyang2nya… Dulu saya ‘marah’ karena merasa bayi menuntut waktu dan diri saya terlalu banyak. Sekarang tidak lagi.

Joel pun belajar menyayangi adik. Saya bersyukur, tidak ada kecemburuan serius selama ini. Awalnya sangat sulit melihat penderitaan di matanya, karena harus berbagi mama. Saya sempet nangis di awal2 karena bingung. Sempat juga marahin dia karena ‘bertingkah’. Semua dah berlalu, saya kini tahu pasti Joel sayang sama Chloe.

Pampi juga belajar punya anak bayi lagi. Anak perempuan lagi. Berkali-kali saya mengingatkan untuk lebih lembut, soalnya memperlakukan anaknya kok maskulin sekali gerakannya… hehehehe.

Dua hari ini saya mulai berbahagia. Chloe yang dah mau dua bulan usiaya, dah mulai jelas jadwalnya. Dan syukurlah, dia tidak (belum) pernah terbalik jadwal siang-malamnya. Kerewelannya hanya terjadi pada siang hari, malam dia tidur pulas. Jam 9 malam dia dah tidur, bangun lagi sekitar jam 2 atau 3 pagi, setelah disusuin dia akan tidur lagi sampai jam 7.

Related Posts with Thumbnails

about us

Pampi, Devi, Joel & Chloe