November 2007
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30
 





 

November 30, 2003

Malaysia Truly Asia I

Saya sangat terkesan dengan keramahan receptionist ShangriLa KL. Ramah sekali, bahkan diantar sampai lift. Wow :) Setelah masuk kamar, lebih wow lagi.. jadi inget bulan Juni di Wina. Hotelnya mungkin sama ratenya, tapi kali ini berasa mewahnya. Fasilitasnya lebih ok! Khas Asia yang tentunya lebih ramah dibanding orang Eropa (baca: Austria).
Ini fasilitas yang tidak ada di my old-fashioned hotel Bosei di Wina:
- ruangan shower sendiri
- coffe & tea maker facility plus kopi, teh, gula en krimer (kopinya aja ada 2 macam, decaf dan cafeine, tehnya, english breakfast, jasmine tea & greentea)
- setrika dan board-nya
- complimentary shoe-shine
- complimentary mineral water
- meja tulis dan cermin dresser
- hanger 2 jenis, dengan dan tanpa jepit
- peralatan mandi komplit: shampoo+conditioner, body lotion, sikat gigi sepasang+odol, razor+cream, emery board untuk ngalusin kuku, bath-rope
- kolam renang+fitness center
- AC :D
- channel TV lebih banyak dan tidak didubbing ke bahasa mereka

pokoknya.. orang Asia memang cenderung lebih memanjakan tamunya.

Cek di kamar mandi, rupanya darah udah berhenti keluar, tetapi hari ini saya masih harus bedrest. Jadi saya baringan dulu sekalian melepaskan lelah karena kurang tidur malamnya.

Suria KLCC nan megah
Suria KLCC
Malamnya kami berdua jalan kaki ke Suria KLCC, ini adalah sebuah mall yang terletak di bawah kaki Petronas Twin Towers yang terkenal itu. Sepanjang jalan P.Ramlee bertaburan pub dan tempat makan. Hingar bingar musik sudah terdengar walaupun itu baru jam 7. Seorang turis Singapore membuntuti kami karena dia ingin ke supermarket tapi sama sekali blank ttg KL. Karena Pampi sudah pernah ke KL, sedikit banyak dia tahu daerah2 sekitar hotel seperti KLCC. FYI, KLCC --Kuala Lumpur City Centre-- dan sekitarnya; termasuk hotel kami di jalan Sultan Ismail; termasuk daerah Golden Triangle-nya KL.
Meninjau mall sejenak sebelum mampir ke food court.. mall ini cukup besar, mengingatkan pada Mall Taman Anggrek. Ramai sekali.. dan bersuasana Aidil Fitri (logat Malaysia nih..) Mall yang berspiritkan warna ungu ini lengkap juga direktorinya. Ada 3 jalan masuk ke mall ini, dari jalan Ampang --mereka sebut Ampang Mall; dari jalan P. Ramlee (Ramlee Mall) dan dari taman KLCC (Park Mall).
Ada Petrosains di lantai atas, semacam musium iptek.. sepertinya bagus, tapi ga saya kunjungi karena ga direkomen ama suami.
Dari Suria KLCC kita bisa langsung menembus towernya Petronas, dan di bawah tanahnya ada stasiun LRT.

Ada istilah yang berbeda dengan di Indonesia untuk menyebut lantai dasar. Di Jakarta kita menyebutnya Lower Ground.. tetapi di Malaysia mereka menyebutnya Concourse atau C Level. Pengaruh British mungkin?
Tamannya sungguh cantik, berada di lantai Ground --setingkat di atas lantai C. Banyak pria berada di sana untuk merokok, karena tidak boleh merokok dalam mall. Siang hari taman ini lebih cantik lagi.. air mancurnya, juga kolam renangnya yang GRATIS.. pasti dipadati dengan pengunjung.
Ada toko buku yang besar di lantai 4, lantai teratas dari 6 lantai yang ada, namanya Kinokuniya. Besar banget dan penataan bukunya seperti di perpustakaan..
Ada 2 foodcourt di mall ini, satu yang Asia, satu lagi campuran. Hari ini makan yang di Asia. Saya makan nasi hainam ayam panggang dan soya milk. Catatan, di Malaysia yang namanya soya milk itu kayak teh botol di sini kali ya.. sangat mudah dijumpai dan seakan-akan udah default.
Menurut saya makanan di mall sini jauh lebih murah dibanding dengan mall di Jakarta, it cost me: RM 7 atau sekitar 16 ribu rupiah (1 RM = 2245)
There was a shopping carnival in the whole KL & kota2 besar lainnya. Waw.. menakjubkan harga2 barangnya. Ga beda dengan Jakarta, bahkan mungkin lebih murah karena sale-nya ini.
Ada 2 department store besar di sini, Isetan dan Parkson Grand, dua-duanya juga lagi perang harga.. diskon besar2an.
Saya cuma tengak tengok aja.. blom bisa berpikir dalam RM.. it takes time :) mungkin besok saya akan ke sini lagi, studi banding harga :)) hahhahaa.. soalnya kalo shopping ama suami kurang nyaman dan selesa (this how to say comfortable in Malay)

Posted by devi at 03:19 PM | Comments (0)

Tetangga Yang Menggoda

KLIA, November 30, 2003
Semenanjung Malaysia.. hmm... suasana dingin menyambut ketika kaki melangkah melintasi jalan panjang lapangan udara ini. Warna silver yang mendominasi, garis-garis tegas khas Jerman... mengingatkan pada Frankfurt Main. Tidak heran, karena designer/arsiteknya sama.
Yang beda adalah pancang-pancang yang memberikan kesan seperti pohon kelapa sawit, tinggi besar menjulang.
Beda sekali dengan Changi Singapore yang hangat dan terasa ramah. Setelah direnungkan, sepertinya efek lampu yang telah memberikan kesan berbeda ini. Changi diterangi oleh lampu-lampu berwarna kuning hangat.. langit-langitnya juga tidak tinggi, kita seperti berada di rumah sendiri.
KLIA, Kuala Lumpur International Airport, berkesan megah dan waahh.
Tidak lupa saya mengecek tandas (toilet dlm bahasa Melayu), bersihkah? Memang, dalam hal ini belum ada yang sanggung menandingi Singapore dengan program Happy Toilet-nya :D

Berjalan perlahan-lahan.. karena memang tidak boleh banyak gerak, sayang tidak ada cart yang bisa jadi alternatif daripada harus jalan; menikmati pemandangan di luar gedung. FYI, KLIA ini dikelilingi oleh pohon-pohon, sehingga KLIA seperti berada dalam perut hutan.

Sampai di tempat bagasi.. koper2 kita sudah diletakkan di lantai :) Kami berdua memang berjalan dengan lambat, mencoba menghayati keindahan sebuah international airport kelas dunia.

..ADUH!!!! tumit saya ketabrak oleh trolley yang dibawa oleh seorang wanita yang berjalan tergesa2 mendorong trolley-nya. Habis nabrak bukannya minta maaf, dia sibuk bicara ama petugas ( I assumed she is a TKI). Sakitnya bukan main, karena sampai tulang. Petugas tidak melakukan apa2, sepertinya mereka berusaha menghidari tatapan saya.. :( tidak ada rasa simpatikah, bapak-bapak petugas?
Sambil berjalan terpincang-pincang diiringi permintaan maaf sang penabrak yang tetap berjalan tergesa-gesa..'Sorry, Kak'

Ternyata kami udah ditunggu ama driver MayFlower (limo rental) dan .... Country Managernya Schlumberger Information System Malaysia. Untungnya tumit saya ketabrak, dia jadi maklum; walaupun dia tidak tampak marah, tapi kami kan ga enak, masa seorang country manager menunggu kami :)

Perjalanan sangat jauh.. hampir satu jam melalui highway-highway, melewati daerah PutraJaya dan CyberJaya, dan tidak tahu daerah mana lagi. Sepanjang perjalanan, kanan kiri jalan dihiasi pohon-pohon nan hijau. Tidak terlihat rumah penduduk, juga tidak terlihat adanya daerah kumuh. akhirnya tiba juga di KL.

Oh.. ini toh KL. :)

Posted by devi at 01:24 PM | Comments (0)

Menengok Tetangga

Tanggal 30 Nov - 7 Des 2003, saya berkesempatan mengunjungi KL, Malaysia. Dalam kondisi hamil 4 bulan, dan baru saja mengalami bleeding pada tanggal 29 November-nya.. ini bener2 nekad, saya udah mau batalin perjalanan, tapi sudah hari Sabtu, rasanya hampir ga mungkin batalin perjalanan.

This is my story, in the beginning:

Sempet deg-deg an pas mau berangkat. Habis shock & stress berat soalnya. Darah masih keluar hari ini, tapi jumlahnya sudah sangat berkurang. Rencananya begini, saya tetep berangkat, tapi bedrest dilakukan di hotel.
Kalau saya tetep di rumah, ga ada yang nemenin kalo ada apa2, ga ada yang ngurusin, karena suami ga mungkin batalin trainingnya di KL.
Dengan menggunakan baju kamuflase.. kayaknya ga bakal ada yang duga saya lagi hamil, plg dikirain ada cewe gendut :); saya naek ke pesawat MAS yang tampak keren itu.. Airbus ternyata. Cukup 1 jam 50 menit to reach KL. Dalam pesawat saya H2C (Harap Harap Cemas).. semoga semuanya akan baik2 saja..

Thanks God, semuanya baik2 saja sampai mendarat

Posted by devi at 12:03 PM | Comments (0)