: home : meet : wedding : days after : about us : guest book
 
 
Miles of Grace

Tentang Pemilihan Nama
Tidak pernah terbersit ingin membanggakan diri bahwa kami adalah the chosenlight. Not at all.
I tell you a secret about this. Chosen Light diambil dari nama Pampi, Dian Pamilih. Nama ini ternyata artinya indah sekali. Diambil dari bahasa sankskerta (mudah-mudahan ejaannya benar).
Dian = Terang, pelita. Pamilih = Terpilih.
Kalau dijadikan bahasa Inggris ya ... Chosen Light. Itu saja :)


Tentang Pampi.
Lahir tahun 1976 di hari ke-8 pada bulan Juni di Salatiga, Pampi is the 3rd from 4 brothers. Can you imagine 4 boys yg sedang nakal-nakalnya? Hmm...
Sempat mengalami masa kecil di Solo sampai lulus SD, kemudian keluarga Pampi pindah ke kota sejuk, Salatiga, mengikuti sang ayah yg dipindahtugaskan. Sejak saat itu, dia mendeklarasikan dirinya sebagai orang Salatiga :)
Selulusnya dari SMPN 1 Salatiga, Pampi melakukan suatu pendobrakan tradisi, dia tidak mengikuti jejak kakak-kakaknya yang bersekolah di SMA Kristen 1, dia memilih ikut teman-temannya, ke SMA Kristen LAB Satyawacana.
Belum puas mendobrak tradisi, tahun 1994 dia menjadi orang pertama di keluarga yang kuliah di luar kota. Kali ini dia memilih Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW)Yogyakarta dengan jurusan Teknik Informatika.
Tentunya ada sedikit tentangan dari keluarga, karena menurut tradisi keluarga, seharusnya dia melanjutkan ke UKSW-Satya Wacana. Tetapi, dia mengerti panggilanNya, dan dia tetap taat.
Semasa kuliah, Pampi pernah menjadi asistan lab di kampus, dan sempat juga bekerja menjadi technical support di sebuah ISP, Indosatnet Yogyakarta. Lulus tahun 1999, setahun kemudian, Pampi berangkat ke Jakarta, bekerja pada sebuah ISP lagi, DNet. September 2002 sampai saat ini Pampi bekerja di SchlumbergerSema, Jakarta.

Tentang Devi.
Di tahun dan bulan yang sama, di pulau Bangka, Belinyu, hari ke-30, Devi lahir sebagai anak pertama dari 3 sisters. Sama seperti Pampi, Devi juga tumbuh di keluarga yg homogen. Untungnya orang tua Devi mengatur jarak kelahiran dengan baik, tiap anak berjarak usia sekolah 4 tahun, sehingga mereka bertiga tidak pernah terlibat pertikaian besar. Devi menghabiskan waktu TK-SMP di kota kecil Belinyu ini.
Selulusnya dari SMP St. Yosef Belinyu, dia memberanikan diri meninggalkan kenyamanan, pengayoman keluarganya untuk melangkah ke tempat yang baru, Yogyakarta! Di SMA Stella Duce I, yang isinya gadis-gadis muda penuh gejolak.. di sini lah Devi belajar menjadi wanita mandiri. Sebenarnya kota Yogya menjadi titik temu mereka. 'I love this city,' said she. Devi dengan nostalgia SMA-nya, Pampi dengan nostalgia kuliahnya. Lucunya.. mereka berdua tidak berjodoh di Yogya. Lulus SMA, dengan berat hati dia harus meninggalkan Yogya, karena demikian mandat dari orang tua. Kali ini ke Jakarta, Agustus 1994, Devi resmi jadi mahasiswa Teknik Informatika STMIK Bina Nusantara, yang sekarang sudah berganti nama menjadi Universitas Bina Nusantara.
Lulus tahun 1998, Devi bekerja sebagai staff IT di Yayasan Pelayanan Bersama Indonesia, Abbalove Ministries.
Semasa kuliah Devi juga pernah bekerja sebagai guru privat untuk Yohana-SD St Fransiskus III, Jose-SD/SMP Abdi Siswa, Elycia-SD (lupa) dan terakhir Lala-SMP Tarakanita III Tahun 2001, Devi pindah ke Carla bella Solusindo, Jakarta

 

Still curious about us?
Walaupun telah dipersatukan, kami tetap dua pribadi yang berbeda.
Kata Khalil Gibran, selalu berikan ruang buat pasangan kita.
Coming soon!
More about Pampi
More about Devi
 
 
Copyright ©2003. Designed by: monik + sam Updated by : devi